Tuesday, April 28, 2015

Ibu juga bisa jadi tukang ojek



Namanya ibu-ibu, mesti bisa multifungsi. Ibu-ibu zaman sekarang bisa jadi ibu bekerja, juga harus bisa jadi ibu rumah tangga ya bisa masak, bisa beberes rumah, ditambah lagi bisa ngeblog, bisa dagang, bisnis onlinelah....dan satu lagi yang gak bisa disepelekan yaitu jadi tukang antar jemput anak. Selama anak kita sekolah dan belum mampu mandiri berkendaraan sendiri tentunya peran orang tua penting untuk antar dan jemput anak. Kalau gak sempet dan punya uang lebih tentu tugas antar jemput anak sekolah bisa dilakukan tukang ojek langganan atau pakai jasa antar jemput anak sekolah yang biasanya disediakan sekolah masing-masing, atau jasa antar jemput dari luar sekolah.

Thursday, April 23, 2015

Mengurus Sendiri Balik Nama Kendaraan Kita, Gampang....!

Di tulisan saya yang ini, mencoba berbagi cara mengurus sendiri balik nama surat-surat  kendaraan tidak lewat calo.

Ketika kita beli kendaraan dari teman, kerabat atau orang lain, bukan dari dealer kita perlu mengurus balik nama surat-surat kendaraan tsb. Ini agar memudahkan kita ketika membayar pajak. Daripada tiap mau bayar pajak kita harus minjem KTP pemilik lama, ya kalau yang kita cari ada di tempat, kalau orangnya gak tau ke mana....akan sangat merepotkan kita.

Pertama ke mana kita mengurus balik nama STNK dan BPKB kendaraan kita? Datanglah ke kantor Samsat, kalau di Purwokerto posisinya di jl. Gerilya Purwokerto Selatan.

Dokumen-dokumen yang diperlukan harus kita siapkan beserta fotocopinya agar tidak perlu bolak-balik dan tentunya mengurus balik nama jadi lebih mudah.
Dokumen yang harus disiapkan adalah BPKB, KTP Pemilik Baru(saya), STNK asli dan copynya, serta kuitansi bukti pembayaran pembelian kendaraan tsb dari pemilik lama, satukan dalam stopmap dan bawalah ke loket di samsat sana.

Daftar BPJS Online, No Antri n GPL alias Gak Pake Lama

Kalau sudah kenal yang namanya dunia internet, rasa-rasanya enggan sekali beranjak dari depan laptop or PC kita, enggan sekali kalau disuruh keluar rumah berpanas-panas ria di jalan, enggan sekali ke suatu tempat kemudian pakai acara antri...., pakai acara keringetan hehehe
Kalau itu emang saya banget....dan ngayalnya saya, kapan kira-kira kita butuh duit tinggal ngeprint ya..., butuh makanan sih udah tinggal DO aja, tapi kalau butuh uang masih deh tetep ke ATM.*khayalan tingkat tinggi*

Dan....ini dia yang mau saya bahas hari ini, eh...tepatnya mau saya tuliskan di blog ini dan tentunya bermaksud supaya bisa berbagi dengan pembaca blog yaitu pengalaman saya dalam mengurus BPJS, asuransi kesehatan masyarakat yang lagi jadi program pemerintah saat ini.

Pertama, yang perlu diluruskan niat kita terlebih dahulu mendaftar menjadi peserta BPJS. Kalau saya pribadi niatnya untuk berjaga-jaga jikalau saya dan anggota keluarga saya sakit, setidaknya dapat meringankan beban saya dalam mengcover biaya kesehatan, kedua...tetap saya berharap dengan memiliki kartu BPJS ini saya dan anggota keluarga sehat selalu, jadi iuran yang kami keluarkan setiap bulan nantinya jika sedang tidak kami pakai maka iuran tsb saya niatkan untuk sedekah keluarga saya kepada mereka yang sedang sakit yang tentunya memerlukan bantuan kita.

Nah....karena saya berharap gak pakai lama dalam mengurus kartu BPJS ini, saya coba daftar via link ini http://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-online/.

1. Klik link tsb dan langkah selanjutnya cek persetujuan kita mengenai peraturan syarat ketentuan layananan pendaftaran peserta BPJS. Lanjut klik pendaftaran. Sebelumnya kita harus sudah siap dengan file-file Kartu Keluarga, KTP dan foto masing-masing anggota keluarga kita.

2. Masukkan NIK anggota keluarga yang tertera di kartu keluarga
Dengan melakukan ini otomatis kita tidak capai antri dan tidak pakai isi formulir yang terlalu panjang.

3. Isi data, diantaranya pilihan fasilitas kesehatan yang terdekat dengan domisili kita dan juga pilihan dokter gigi yang kita mau.

4. Lanjut isi data no rekening bank kita yang bekerja sama dengan BPJS. Nah...di sini cara kita iuran BPJS setiap bulannya juga autodebet tapi atas perintah si empunya rekening dan juga kita bisa setor langsung dengan cara datang ke bank.

5. Upload file yang di minta seperti KTP, KK atau foto masing-masing anggota keluarga

6.Isi alamat email kita yang valid untuk balasan dari BPJS

7. Terima email balasan dari BPJS dimana berisi no virtual account  yang kita bawa ke bank/ATM ketika melakukan pembayaran iuran

8. Bayar iuran via bank/ATM

9. Terima email balasan lagi dimana berisi file kartu BPJS kita siap cetak/print sendiri. Apabila pada step ini kita tidak mendapatkan email, maka bawalah no. virtual account dan bukti pembayaran iuran ke kantor BPJS.

10. Kartu BPJS siap deh ditangan kita





Ini dia baru sesuai harapan, No Antri dan Gak Pake Lama. Adapun manfaat menjadi peserta BPJS cukup banyak, dapat dilihat di sini.

Selalu jaga kesehatan ya pembaca semua,...semoga bermanfaat tulisan saya hari ini.